Jumat, 29 April 2011

Wajah Justin Bieber 30 Tahun Lagi




sumber:http://fathur-net.blogspot.com/2011/04/wajah-justin-bieber-30-tahun-lagi.html


Read more: http://myhafiezers.blogspot.com/2011/12/cara-memasang-tombol-like-diatas.html#ixzz1lWGYivoY
»»  READMORE...

Motor yang Paling dibenci di Indonesia



Halo agan2 nich motor paling di benci sama smua orang di indonesia tanpa sotosop





gimana gan Photo nya??? ane simpen za tu motor di gudang karena plat no nya, pernah make ane jalan2 org2 pada ngelirik semua dri yang tua sm yang muda

http://www.klikunic.com/2011/04/motor-paling-di-benci-di-indonesia-rugi.html


Read more: http://myhafiezers.blogspot.com/2011/12/cara-memasang-tombol-like-diatas.html#ixzz1lWGYivoY
»»  READMORE...

Daripada Buat BOM BUKU, Mending Bukunya Dibuat Ginian Gan!


























sumber foto: www.skitzone.com
sumber:http://fathur-net.blogspot.com/2011/04/daripada-buat-bom-buku-mending-bukunya.html


Read more: http://myhafiezers.blogspot.com/2011/12/cara-memasang-tombol-like-diatas.html#ixzz1lWGYivoY
»»  READMORE...

Keunikan “Reog Ponorogo”


Indonesia memiliki seni budaya yang beranekaragam yang tersebar di seluruh wilayah tanah air, dimana masing-masing daerah mempunyai seni budaya tradisional yang khas, misalnya Reog Ponorogo dari kabupaten Ponorogo. Dalam kehidupan masyarakat, Reog Ponorogo digunakan sebagai pengikat pergaulan sosial, perarakan pengantin pada perhelatan perkawinan, aset pariwisata serta sarana kritik bagi penguasa.
LEGENDA REOG PONOROGO
Menurut legenda Reog atau Barongan bermula dari kisah Demang Ki Ageng Kutu Suryonggalan yang ingin menyindir Raja Majapahit, Prabu Brawijaya V. Sang Prabu pada waktu itu sering tidak memenuhi kewajibannya karena terlalu dipengaruhi dan dikendalikan oleh sang permaisuri. Oleh karena itu dibuatlah barongan yang terbuat dari kulit macan gembong (harimau Jawa) yang ditunggangi burung merak.
Sang prabu dilambangkan sebagai harimau sedangkan merak yang menungganginya melambangkan sang permaisuri. Selain itu agar sindirannya tersebut aman, Ki Ageng melindunginya dengan pasukan terlatih yang diperkuat dengan jajaran para warok yang sakti mandraguna. Di masa kekuasaan Adipati Batorokatong yang memerintah Ponorogo sekitar 500 tahun lalu, reog mulai berkembang menjadi kesenian rakyat. Pendamping Adipati yang bernama Ki Ageng Mirah menggunakan reog untuk mengembangkan kekuasaannya.
Melalui keindahan dan keunikan “dhadhak merak” dan gamelannya, kesenian ini dapat mengumpulkan massa yang cukup banyak. Reog adalah salah satu bukti budaya daerah di Indonesia yang masih sangat kental dengan hal-hal yang berbau mistik dan ilmu kebatinan yang kuat. Reog, sering diidentikkan dengan dunia hitam, preman atau jagoan. Minuman keras dan juga kendalanya. Tak lepas pula kekuatan supra natural.
Instrumen pengiringnya, kempul, ketuk, kenong, genggam, ketipung, angklung dan terutama salompret, menyuarakan nada slendro dan pelog yang memunculkan atmosfir mistis, aneh, eksotis sekaligus membangkitkan gairah. Banyak hal yang terkesan mistis dibalik kesenian Reog Ponorogo. Warok misalnya, adalah tokoh sentral dalam kesenian ini yang hingga kini menyimpan banyak hal yang cukup kontroversial. Tidak sedikit orang yang menganggap profil warok telah menimbulkan citra kurang baik atas kesenian ini.
WAROK
Warok adalah pasukan yang bersandar pada kebenaran dalam pertarungan antara yang baik dan jahat dalam cerita kesenian reog. Warok Tua, adalah tokoh pengayom, sedangkan Warok Muda adalah warok yang masih dalam taraf menuntut ilmu. Kendati demikian, kehidupan warok sangat bertolak belakang dengan peran yang mereka mainkan di pentas. Konon warok hingga saat ini dipersepsikan sebagai tokoh yang pemerannya harus memiliki kekuatan gaib tertentu.
Untuk menjadi warok, perjalanan yang cukup panjang, lama, penuh liku dan sejuta goda. Untuk menuju kesana, harus menguasai apa yang disebut Reh Kamusankan Sejati yaitu jalan kemanusiaan yang sejati. Warok Tua, sampai sekarang masih mendapat tempat sebagai sesepuh di masyarakatnya. Kedekatannya dengan dunia spiritual sering membuat seorang warok dimintai nasehatnya atas sebagai pegangan spiritual ataupun ketentraman hidup. Petuah yang disitir seorang warok tua sebenarnya sudah sering didengar namun kata-kata yang keluar dari mulutnya seolah bertenaga.
Dulunya warok dikenal mempunyai banyak gemblak, yakni lelaki belasan tahun yang kadang lebih disayangi ketimbang istri dan anaknya. Memelihara gemblak adalah tradisi yang telah berakar kuat pada komunitas seniman reog. Seolah menjadi kewajiban setiap warok untuk memelihara gemblak agar bisa mempertahankan kesaktiannya. Apalagi ada kepercayaan kuat di kalangan warok, hubungan intim dengan perempuan bahkan dengan istri sendiri, bisa menjadi pemicu lunturnya seluruh kesaktian. Saling mengasihi, menyayangi dan berusaha menyenangkan adalah ciri khas relaksi khusus antara gemblak dan waroknya.
Sebegitu jauh persepsi buruk atas warok, diakui mulai dihilangkan. Upaya mengembalikan citra kesenian ini dilakukan secara perlahan-lahan. Profil warok saat ini misalnya mulai diarahkan kepada nilai kepimpinan yang positif dan menjadi panutan masyarakat. Termasuk pula memelihara gemblak yang kini semakin luntur. Gemblak yang biasa berperan sebagai penari jatilan, kini perannya digantikan oleh remaja putri. Padahal dulu-dulunya kesenian ini tampil tanpa seorang wanita pun.
PEMBARONG
Selain warok, peran pembarong atau pemanggul darak merak, dalam kesenian Reog Ponorogo, tidak bisa disepelekan. Apalagi kesenian ini nyata mengandalkan kekuatan tubuh dan atraksi akrobatiknya. Seorang pembarong, harus memiliki kekuatan ekstra. Dia harus mempunyai kekuatan rahang yang baik, untuk menahan dengan gigitannya beban darak merak yakni sebentuk kepala harimau dihiasi ratusan helai bulu-bulu burung merak setinggi dua meter yang beratnya bisa mencapai 40-an kilogram selama masa pertunjukan.
Sekali lagi kekuatan gaib sering dipakai pembarong untuk menambah kekuatan ekstra ini. Semisal, dengan cara memakai susuk, di leher pembarong. Untuk menjadi pembarong tidak cukup hanya dengan tubuh yang kuat. Seorang pembarong pun harus dilengkapi dengan sesuatu yang disebut kalangan pembarong dengan wahyu. Wahyu inilah yang diyakini para pembarong sebagai sesuatu yang amat penting dalam hidup mereka. Bila tak diberkati wahyu, tarian yang diperagakan seorang pembarong akan tampak tidak enak dan tidak pas untuk ditonton.
Beberapa tahun yang lalu Yayasan Reog Ponorogo memprakarsai berdirinya Paguyuban Reog Nusantara yang anggotanya terdiri atas grup-grup reog dari berbagai daerah di Indonesia yang pernah ambil bagian dalam Festival Reog Nasional. Hingga saat ini Reog ponorogo menjadi sangat terbuka akan pengayaan dan perubahan ragam geraknya.
sumber:http://www.swaberita.com/2008/05/02/nusantara/keunikan-reog-ponorogo.html


Read more: http://myhafiezers.blogspot.com/2011/12/cara-memasang-tombol-like-diatas.html#ixzz1lWGYivoY
»»  READMORE...

Bangunan Sarang Lebah Raksasa



Inilah tampilan sebuah bangunan yang hampir mirip dengan sarang lebah.Bangunan ini adalah sebuah gedung yang memiliki tampilan mirip sarang lebah. Sarang lebah raksasa yang terletak di Tianjin, China ini memiliki nama resmi Sinosteel International Plaza. Menara ini diperkirakan akan menyelesaikan proses pembangunannya pada 2012.
Selain desainnya yang unik, menara setinggi 1174 kaki ini dapat berdiri kokoh tanpa rangka dalam sama sekali. Rangka luarnya yang meniru bentuk sarang lebah ini memungkinkan menara ini untuk meletakkan seluruh bobotnya cukup pada rangka luarnya saja. Selain sangat kuat, bentuk sarang lebah ini juga membuat menara ini memiliki desain yang indahd dilihat, baik dari dalam bangunan maupun dari luar.
Kelebihan lain dari bentuk sarang lebah ini, selain dari kekuatan dan keindahannya, adalah pada optimalnya penggunaan ruang beserta efeknya terhadap angin dan cahaya matahari. Bentuk sarang lebah ini memungkinkan menara ini untuk tetap hangat di kala suhu luar dingin, dan sejuk di kala suhu luar panas.
sumber:http://sisikiridunia.blogspot.com/2009/10/bangunan-sarang-lebah-raksasa.html
 



Read more: http://myhafiezers.blogspot.com/2011/12/cara-memasang-tombol-like-diatas.html#ixzz1lWGYivoY
»»  READMORE...

Uang 1 Trilyun Dolar Seberapa Banyak?


Belakangan ini gara-gara krisis ekonomi global kita menjadi biasa dengan istilah-istilah seperti “bailout” atau “stimulus package” atau kalau di-Indonesiakan menjadi “Dana Talangan” atau “Paket Stimulus”. Lalu angka-angka seperti 1 milyar dollar, 100 milyar dollar atau bahkan pernah terdengar pula ada yang menyebut-nyebut 1 triliun dollar. Pertanyaannya adalah seperti apakah uang sebanyak itu ?
Kita mulai dengan selembar uang 100 dollar, pecahan terbesar uang dollar. Masih bisa nyelip di dompet.
Selanjutnya 100 lembar uang pecahan 100 dollar atau berjumlah $10.000 dollar. Masih bisa masuk saku celana atau jaket.
Percaya atau tidak gambar di bawah ini adalah uang sebanyak 1 juta dollar (100 bundel 10.000 dollar, hampir setara dengan 12 milyar rupiah). Masih bisa masuk tas ransel atau tas backpak.
Uang 1 juta dollar masih keliatan biasa aja. Tapi lihat kayak apa uang 100 juta dollar (angka segini pernah ditawarkan Manchester City atau Real Madrid untuk memboyong CR7 alias Ronaldo dari Manchester United meskipun kemudian ditolak). Untuk mengangkutnya dibutuhkan satu palet standar.
Lanjut, seperti inilah uang 1 miliar dollar. Udah mulai bingung mau ditaruh dimana…
Naaah, sekarang saatnya Anda tahu seperti apakah uang 1 triliun dollar itu. Satu triliun dollar itu artinya 1 juta juta dollar atau 1000 miliar dolar. Jumlah nol-nya ada 12. Kalau di-rupiahkan nolnya jadi 16!
dan seperti inilah uang 1 triliun dollar…. (klik untuk memperbesar)


Itu orang di pojok kiri bawah keliatan nggak?

sumber:http://sisikiridunia.blogspot.com/2009/10/uang-1-trilyun-dolar-seberapa-banyak.html





Read more: http://myhafiezers.blogspot.com/2011/12/cara-memasang-tombol-like-diatas.html#ixzz1lWGYivoY
»»  READMORE...

Simbol Spiral, Ada Pada Hampir Seluruh Peradaban Kuno di Dunia


Gambar spiral muncul di seluruh dunia, di tempat terpisah dan luas, dan sering kali dalam konteks yang menyimbolkan agama atau bahkan sesuatu yang sama sekali berbeda.

Beberapa ahli menyimpulkan mungkin saja spiral-spiral itu melambangkan kepercayaan masing-masing suku.

Tapi mungkinkah masyarakat yang terpisah beribu-ribu kilometer bisa memiliki kesadaran yang sama untuk berpikir tentang suatu simbol yang unversal?

Atau pada masa itu mereka telah bisa berpindah (migrasi) dari satu tempat ke tempat yang sangat jauh sehingga memungkinkan fenomena ini? Ataukah ini tentang perjalanan waktu?



Sardinia, Italian island






The Tarxien in Malta





Australia Alice springs and Tasmania





Scotland






Norway / Scandinavia





France





Greece/Minoan






Ireland






Africa





America north / south






Observasi Matahari "The Anasazi"

"Lingkaran matahari" Amerika paling terkenal pertama kali ditemukan oleh Anna Sofaer pada tahun 1977 di Chaco Canyon di Fajada Butte.

Lingkaran tersebut terukir di muka tebing dan kemudian ditutup dengan tiga lempengan besar batu, yang ditempatkan dan dikombinasikan untuk menghasilkan yang sekarang dikenal dengan 'solar-dagger' sinar matahari, yang melewati pusat spiral setiap musim panas.


Hal ini membuktikan bahwa manusia pada jaman itu sudah memiliki pengetahuan yang tinggi tentang astronomi dan hubungannya dengan musim dan pertanian.

Para Anasazi adalah orang-orang misterius yang tinggal di Arizona dan New Mexico sekitar seribu tahun yang lalu.

Sebuah situs baru-baru ini ditemukan disebut PeƱasco Blanco yang menunjukkan penggambaran pada dinding gua apa yang seharusnya adalah ledakan supernova (lihat gambar di bawah).


Orientasi relatif bulan sabit dan bintang membuatnya sangat mungkin bahwa ini adalah rekaman dari supernova yang membentuk Nebula Kepiting pada tahun 1054 Masehi. Supernova ini, yang telah lima kali lebih terang dari Venus selama sekitar tiga minggu, juga dicatat oleh astronom Cina.

Semua bukti ini menunjuk pada kenyataan bahwa Anasazi cukup berpengalaman dalam "mengamati langit". Sesuatu yang sangat luar biasa dimasa itu dan dengan peradaban mereka yang belum tersentuh teknologi masa awal.

Lalu bagaimana dengan ini :




Benar, beberapa tahun yang lalu ada sekelompok orang yang mengaku menggambar pola-pola tersebut di ladang jagung di AS.

Namun para penganut teori konspirasi-alien meyakini bahwa pola-pola yang pertama ditemukan adalah asli, dan bukan buatan manusia. Siapa yang tahu? Tapi jika benar, simbol tersebut amat mirip dengan simbol-simbol kuno dari masa lalu.

Sumber :
yasirmaster.blogspot.com


Read more: http://myhafiezers.blogspot.com/2011/12/cara-memasang-tombol-like-diatas.html#ixzz1lWGYivoY
»»  READMORE...
  • Template
  • By
  • My FacebookHerytab
  • xxx